Sabtu, 31 Maret 2018

Fasilitator KOTAKU Belajar Dunia Jurnalistik

Firdaus Fasilitator Sosial Tim 1.13 Kec. Bagor

Pelatihan seperti ini bagi wartawan memang bukanlah suatu hal yang menarik dan tidak akan diangkat menjadi suatu berita” Itu salah satu pesan yang disampaikan oleh Anwar Basalamah Narasumber dari Jawa Pos Radar Nganjuk  yang sempat saya ingat waktu acara pelatihan jurnalistik dan sosialisasi Periaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)  pada tgl 28 Maret 2018 di balai Kelurahan Payaman nganjuk tadi. Anwar Basalamah dari Radar Nganjuk yang jadi salah satu pembicara pelatihan jurnalistik membawakan tema tentang berita dengan mencontohkan bahwa dalam suatu pertemuan atau pelatihan yang biasanya ada narasumber dan ada pendengar. Memang tidak menarik untuk menjadi bahan berita. Dan biasanya akan ditolak oleh pimpinan redaksi. Tentu kita menyadari dan memahami bahwa prinsip membuat berita itu harus mengandung mengandung unsur 5 W dan 1 H (What/Apa, When/kapan, Where/dimana, Who/siapa, Why/mengapa, How/bagaimana)
Tetapi bila kita melihat  dalam pelatihan tersebut dalam angle yang berbeda, unik, aneh, maka kita bisa menjadikan pelatihan menjadi sebuah berita yang menarik dan bisa dijadikan suatu berita yang dimuat dalam surat kabar. Salah satu contoh dalam pelatihan dengan angel yang berbeda yaitu misalnya para peserta adalah kelompok transgender, atau bisa juga pesertanya adalah narapidana, kaum defable atau berkebutuhan khusus, maka  bisa jadi itu menjadi berita yang menarik untuk dimuat dikoran menjadi sebuah berita
 Dengan angel yang berbeda,kita bisa menyusun suatu berita dengan unsur soft news. Dengan sedikit memberikan bumbu bercerita seperti novel atau sastra. Maka, bisa jadi berita tentang pelatihan akan diangkat dan dicetak. Sementara Basalamah juga menjelaskan agar berita  atau artikel  menjadi viral.  Tulisan artikel yang bisa viral adalah tulisan yang bisa menghipnotis pembaca sehingga pembaca ikut larut, lebih-lebih dibuat dengan judul yang bombastis. Ada beberapa judul yang menjadi contoh yang berpotensi menjadi viral, diantaranya , Terungkap,Terkuak,Inilah, Begini, Begitu, Ternyata!. Dengan judul yang bombastis tapi kalau isi dari artikel biasa aja. Malah bisa membuat pembaca merasa kecewa. Maka kita harus bisa memperbaiki isi berita atau artikel tersebut.[]