Jumat, 13 April 2018

KSM BERKAH PRODUKSI ANEKA KRIPIK

Secara geografis dan karakteristik Kelurahan Payaman mata pencaharian masyarakatnya mayoritas bergerak di bidang jasa dan perdagangan. Fakta itu melahirkan ide dan pemikiran perangkat LKM “Mitra Abadi”, Kelurahan Payaman, Kabupaten Nganjuk untuk membuat perencanaan dan menggali potensi keberadaan wilayah tersebut terkait penuntasan kumuh melalui Program KOTAKU.
 Dengan melakukan rapat rutin LKM “Mitra Abadi”, sharing dan berbagai saran akhirnya memutuskan untuk memfasilitasi kelanjutan kegiatan pembuatan aneka keripik, dalam hal ini  merupakan salah satu kegiatan dalam PKM T.A. 2017 pada pelatihan keterampilan. Hal tersebut disambut gembira oleh kelompok usaha tersebut karena kegiatan itu masih berlanjut dan terfasilitasi.
Bermodal dari iuran anggota kelompok yang menamakan diri Kelompok Swadaya Masyarakt “Berkah”, akhirnya dapat memproduksi aneka keripik dan dapat berjalan walaupun masih dalam sekala kecil atau masih melayani dalam skala wilayah pasar besar Kabupaten Nganjuk yang berada di wilayah Kelurahan Payaman itu sendiri.
KSM “Berkah” ini merupakan embrio KSM P2BM di Kelurahan Payaman dan diharapkan dapat berjalan dan berkembang di mana  nantintinya memunculkan KSM P2BM dalam Program KOTAKU. Harapan dari KSM “Berkah” sekaligus perencanaan LKM “Mitra Abadi” agar kegiatan ini dapat tetap berjalan dan berkembang karena merupakan embrio awal kegiatan P2BM (Pengembangan Penghidupan Berbasis Masyarakat) dalam rencana program LKM “Mitra Abadi” untuk menunjang kesejahteraan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam istilah Program KOTAKU.  Aneka keripik produksi KSM “Berkah” ini ikut memeriahkan dalam Program KOTAKU, setidaknya dalam menuntaskan masalah kumuh dengan menambah income pemasukan keluarga agar mengangkat kesejahteraan mereka.
ibu-ibu bau membau dalam pembuatan kripik
Perbaikan mutu dan kualitas produk aneka keripik KSM “Berkah” ini tetap dilakukan karena KSM ini masih dalam tahap pembelajaran. Termasuk dalam pembuatan label untuk produk KSM “Berkah” ini dan pengemasannya karena masih memakai pengemasan biasa dan manual. Pemikiran dan kerjasama antara kelompok usaha, LKM “Mitra Abadi”, perangkat Kelurahan Payaman dan pihak lain tetap dijalin untuk memunculkan pengembangan & peningkatan usaha berbasis masyarakat dalam bentuk kelompok utamanya pada Masyarakat berpenghasilan rendah. Konsep kelompok, mengacu pada masyarakat berpenghasilan rendah, kolaborasi antar pihak merupakan prioritas utama dalam Program KOTAKU yang ingin difasilitasi dan direalisasikan LKM “Mitra Abadi”. Minimal ada keluaran salah satu kegiatan dan pelaku kegiatan (tentunya dalam bentuk kelompok) pada setiap tahunnya sehingga setidaknya dapat menurukan tingkat kekumuhan pada masing-masing wilayah, terutama Kelurahan Payaman sebagai sentral pusat perdagangan di Kabupaten Nganjuk.