Senin, 02 April 2018

MENGENAL LEBIH DEKAT PENYAKIT TB (Tuberkolosis) DAN PHSB

Abdilla
Fasilitator sosial Tim 1.10

Masih dalam ruang lingkup pelatihan Jurnalistik dan sosialisasi PHBS (Pola Hidup Bersih dan Hidup Sehat ) sebagai matra kegiatan  Kolaborasi antara KOTAKU dan Community TB Care Kabupaten Nganjuk, salah satu materi yang  dibahas adalah tentang penyakit TB (Tuberkolosis).  
Penyakit TB (Tuberkolosis) yaitu penyakit yang menyerang paru-paru penyakit tersebut disebabkan Mycobacterium tuberculosis. TB termasuk dalam 10 besar penyakit yang menyebabkan kematian di dunia. Data WHO menunjukkan bahwa pada tahun 2016, Indonesia termasuk dalam 6 besar negara dengan kasus baru TB terbanyak. Dan dari data tersebut usia produktif (antara umur 20-40 Tahun) yang paling banyak diserang dikarenakan mobilisasi seorang dalam usia tersebut sangatlah tinggi dan banyak bergaul dengan banyak orang.  
Salah seorang peserta pelatihan Danar Dono atau Mbah Dono Senior Fasilitator Tim 1.11 Kecamatan Nganjuk dan Bagor bergumam bahwa  usia yang  lebih dari 40 tahun mengatakan  aman dari penyakit tersebut” tapi sepontan  Narasumber dari TB Care Yanwar  mengatakan “semua umur bisa terkena penyakit tersebut jika orang itu tidak memiliki daya tahan tubuh yang kuat”. Penyebab dari penyakit TB (Tuberkolosis) terdapat pada sejumlah orang yang memiliki risiko penularan TB yang lebih tinggi. Kelompok-kelompok tersebut meliputi:  Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pengidap HIV/AIDS, diabetes, atau orang yang sedang menjalani kemoterapi.
·         Orang yang mengalami malnutrisi atau kekurangan gizi, Perokok, Pecandu narkoba, Orang yang sering berhubungan dengan pengidap TB aktif, misalnya petugas medis atau keluarga pengidap.
Tentu kita perlu mencermati bahwa  semua penyakit ada obatnya, itulah pesan teologis  yang termaktub dalam  sebuah Hadist Nabi S.A.W “Likuli Da’in Dawaun, artinya bahwa setiap penyakit itu ada obatnya” termasuk dalam hal ini adalah  penyakit TB, di mana sudah ditemukan obatnya.  Apabila  ada orang yang sudah terinfeksi penyakit TB, maka  harus minum obat selama 6-8 bulan  atau bahkan lebih. Hal itu harus diminum secara teratur, jika 1 hari saja telat minum obat,  maka harus mengulang dari awal.
Oleh karena itu, perlunya kita menjaga kesehatan kita dengan menumbuhkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) baik itu dari segi pola makan, kebesihan lingkungan. Hati-hati, apabila batuk lebih dari 2 minggu, maka  segera periksakan ke dokter terdekat[]