Jumat, 26 Oktober 2018

KEMASAN UNIK TARIK MINAT KONSUMEN


Keterbatasan akses informasi dan minimnya pengetahuan tentang pengemasan di tingkat pelaku usaha sangat rendah. Menurut Kotler & Keller (2009:27), pengemasan adalah kegiatan merancang dan memproduksi wadah atau bungkus sebagai sebuah produk. Pengemasan adalah aktivitas merancang dan memproduksi kemasan atau pembungkus untuk produk. Biasanya fungsi utama dari kemasan adalah untuk menjaga produk. Namun, sekarang kemasan menjadi faktor yang cukup penting sebagai alat pemasaran (Rangkuti, 2010:132)
Hal tersebut diatas mendorong Dinas Perindutrian dan Perdagangan bekerja sama dengan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), mengadakan pelatihan kemasan dan sosialisasi pirt. Dalam pelatihan ini peserta mempelajari tentang kemasan yang meliputi pengertian, jenis dan pemilihan bahan kemasan, apa yang wajib ada dalam kemasan,  desain kemasan, pengenalan mesin kemasan dan praktek pengemasan. Factor penting dalam kemasan harus memperhatikan factor keamanan, factor ekonomi , factor estetika dan factor identifikasi. Itu yang disampaikan Kristiawan sebagai nara sumber dari Malang.
Menurut pemilik usaha SoKres (olahan keripik buah malang), salah satu syarat penting labeling adalah kejujuran, pada kemasan harus mencantukan syarat label ketentuan produksi. Karena dengan kemasan yang baik akan membuat sebuah opini di masyarakat bahwa produk pangan tersebut diolah melalui mekanisme pengelolahan. Bahkan kemasan yang menarik akan mengundang konsumen untuk membeli.
Untuk diketahui, pelatihan pengemasan diadakan selama dua hari (18-19 Oktober 2018) di Pusat Oleh-Oleh Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk. Hari pertama diisi oleh dinas kesehatan erik sulityarini dengan materi sosialisasi P.IRT. Pelaku usaha harus mempunyai P.IRT agar bisa legal diedarkan dimasyarakat dan aman untuk dikonsumsi. Sedangkan kedua diisi oleh kritiawan dengan materi desain kemasan dan konsultasi desain konsumen. Selama pelatihan berlangsung pesera juga diajak berdiskusi dan evaluasi tentang kemasan yang dimiliki peserta kemudian dilanjutkan dengan praktek kemasan. []
Penulis adalah Fasilitator Sosial Tim 1.12 Kec. Nganjuk